Kasdim 1606/Mataram dan Forkopimda NTB Bersatu dalam Menyelamatkan Lingkungan: Aksi Tanam 25.000 Mangrove Se-Indonesia di Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Tanah yang subur dan udara yang segar menjadi saksi bisu bagi upaya luar biasa dalam melestarikan alam. Bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepala Staf Komando Distrim Militer (Kasdim) 1606/Mataram turut andil dalam panggilan kebersamaan menyelamatkan lingkungan di Bagek Kembar, Wisata Manggrove Desa Persiapan Empol (Pemekaran Desa Cendi Manik) Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Kamis (25/4/2024).

Kasdim 1606/Mataram Letkol Inf. Supriadi S.H., M.M., yang juga turut mewakili Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., ikut dalam rangkaian kegiatan penanaman 25.000 pohon mangrove di seluruh Indonesia. Langkah ini tidak hanya sebagai wujud komitmen, tetapi juga sebagai tonggak bersejarah menuju Green Impact Days 2024.

Sorak-sorai kebersamaan menyambut kedatangan para tokoh penting, seperti PJ. Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh staf ahli bidang kemasyarakatan, serta para pemimpin instansi terkait lainnya. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Menteri LHK, yang meskipun melalui video conference, memberikan semangat yang menyala-nyala bagi para peserta.

Dalam suasana yang sarat dengan kehangatan dan semangat, lagu kebangsaan Indonesia Raya memenuhi udara, mengingatkan akan tanggung jawab bersama dalam menjaga tanah air. Doa yang dipanjatkan menjadi perekat kebersamaan, menguatkan tekad untuk melangkah maju.
Tidak lupa, sebuah video singkat mengenai pentingnya mangrove diputar, menyoroti peran pentingnya dalam menjaga ekosistem pesisir. Dan dalam sambutan dan arahan dari Menteri LHK, tergambar jelas betapa pentingnya kerjasama lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Menteri LHK tidak hanya menyampaikan ucapan terima kasih, tetapi juga mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi. “Kegiatan ini merupakan bukti konkret komitmen kita bersama dalam melestarikan ekosistem pesisir yang sangat penting bagi kehidupan kita dan masa depan generasi mendatang,” ujarnya penuh semangat.

Letkol Inf. Supriadi  S.H., M.M., mengungkan, “Di Provinsi NTB sendiri, program penanaman mangrove telah dilakukan secara intensif, melibatkan berbagai pihak dari pemerintah, TNI, Polri, LSM, hingga penggiat lingkungan. Fokusnya, tentu saja, adalah di kawasan Sekotong yang merupakan kawasan konservasi perairan daerah dan salah satu tujuan wisata utama di NTB,” Ujar Kasdim 1606/Mataram.

“Tidak hanya sebagai upaya pelestarian lingkungan, penanaman mangrove juga menjadi dorongan bagi pembangunan pariwisata berkelanjutan di NTB. Inilah bukti bahwa upaya melindungi alam bukanlah tugas satu pihak, tetapi sebuah tanggung jawab bersama untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” Pungkasnya. (Pendim Mataram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *