Tradisi dan Kebersamaan: Merayakan Lebaran Ketupat di Pantai Senggigi

Lombok Barat, NTB – Di tengah kemeriahan perayaan Lebaran Ketupat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Senggigi, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari, mengambil inisiatif untuk menyampaikan pesan penting kepada para pengunjung Pantai Senggigi yang menikmati perayaan Lebaran Ketupat, Rabu Sore (17/4/2024).

Babinsa Senggigi, Sertu Parhan Taufiq terlihat aktif berkeliling guna mengimbau masyarakat yang sedang berlibur di pantai yang berada di Kecamatan Batulayar ini.

Dengan semangat yang tinggi, Babinsa mengajak para pengunjung untuk turut serta dalam menjaga kelestarian pantai dengan tidak meninggalkan sampah. Mereka juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib pengunjung pantai Senggigi dalam memperhatikan dan mengawasi anak-anak yang bermain di pantai.

“Kami berharap dengan adanya imbauan ini, pengunjung dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Pantai ini adalah warisan alam yang harus kita lindungi bersama.” Ujar Sertu Parhan Taufiq.

Pantai Senggigi yang mempesona menjadi salah satu lokasi yang wajib di kunjungi oleh masyarakat Lombok untuk berkumpul dan merayakan perayaan Lebaran Ketupat seminggu setelah perayaan Idul Fitri.

“Ini merupakan sebuah tradisi yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Lombok yang di turunkan turun temurun, yakni seminggu setelah merayakan Idul Fitri masyarakat melakukan ziarah ke Makam Keramat Batulayar bersama-sama untuk melaksanakan dzikir dan makan ketupat bersama di sepanjang pantai mulai daei pantai Duduk hingga Pantai Senggigi,” jelasnya.

Sertu Parhan, berharap, “dengan adanya imbauan ini, perayaan Lebaran Ketupat akan berlangsung dengan penuh kesan positif dan meninggalkan memori indah bagi setiap pengunjung yang hadir,” pungkas Babinsa Senggigi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *