Babinsa Kebon Sari Mediasi Warga yang Merasa Terganggu Akibat Pesta Miras

Mataram, NTB – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kebon Sari, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan Sertu M. Zulhamdan, mengadakan mediasi antara sejumlah warga dan pemilik rumah yang menjadi tempat ajang minum-minum keras tersebut. Mediasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan konflik yang timbul akibat ketidakpuasan beberapa tetangga terhadap kegiatan yang berlangsung di sekitar rumahnya.

Pertemuan mediasi yang berlangsung di Kediaman Kepala Lingkungan (Kaling) Karang Baru pada Sabtu Malam (9/7/2023) ini, dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Linmas, sejumlah warga sekitar dan perwakilan tetangga rumah yang dijadikan lokasi ajang minum-minum keras dalam merayakan ulang tahun salah satu kerabatnya.

Konflik ini bermula ketika sejumlah warga tetangga mulai merasa terganggu dengan aktivitas yang dilakukan di rumah tersebut. Mereka mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan, serta ketakutan warga yang dapat menimbulkan insiden kejahatan di sekitar area tersebut. Warga juga khawatir akan dampak negatifnya terhadap anak-anak dan remaja di lingkungan tersebut.

Dalam mediasi tersebut, Sertu M. Zulhamdan bersama Kaling mendengarkan dengan seksama keluhan warga dan juga menyampaikan kekhawatiran yang sama terhadap situasi yang berkembang di lingkungan tersebut. Dia juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga Ketertiban dan Keamanan di Masyarakat (Kamtibmas) serta dampak negatif dari penyalahgunaan minuman keras.

Di sisi lain, tetangga rumah yang juga hadir dalam pertemuan, Ibu Muniah yang berdekatan dengan rumah yg menjadi lokasi kegiatan sangat terganggu dengan kebisingan yang di lakukan sejumlah warga tersebut. “Kami merasa terganggu, terlebih suara musik yang di bunyikan volumenya besar dan waktu sudah lebig dari pukul 22.00 WITA, di mana waktu untuk kami beristirhat,” jelasnya.

Setelah mendengarkan kedua belah pihak, Sertu M. Zulhamdan menyampaikan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara warga dan tetangga rumah. Dia mengusulkan beberapa langkah yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah ini, antara lain peningkatan pengawasan oleh pihak keamanan setempat, kerjasama dengan kepolisian dalam penegakan hukum terkait penyalahgunaan minuman keras, dan peran aktif warga dalam melaporkan aktivitas yang mencurigakan.

Pertemuan mediasi ini diakhiri dengan komitmen dari kedua belah pihak untuk solusi bersama dan menjaga Kamtibmas di Kelurahan Kebon Sari. Babinsa Kelurahan Kebon Sari, Sertu M. Zulhamdan, berharap  “melalui mediasi ini, konflik dapat diselesaikan dengan baik dan harmoni dapat tercipta di antara warga dan pemilik rumah, serta dapat menjalin kerjasama yang baik dalam mengatasi masalah yang ada dan mencegah terjadinya aktivitas yang tidak diinginkan di lingkungan sekitar,” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *