Monitoring Proses Pembuatan Media Budidaya Jamur Tiram, Babinsa Kebon Sari Bantu Persiapkan Media Budidaya

Mataram, NTB – Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budidaya jamur tiram di wilayahnya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan, melakukan monitoring langsung terhadap proses pembuatan media budidaya jamur tiram. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keberhasilan produksi jamur tiram dalam skala yang lebih besar di daerah tersebut.

Sertu M. Zulhamdan Babinsa Kebon Sari, mengunjungi usaha budidaya jamur tiram milik Bapak Ahmad di Lingkungan Dasan Sari, RT 05, Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Dalam kunjungannya, Babinsa berdiskusi dengan Bapak Ahmad mengenai proses pembuatan media budidaya yang menjadi faktor kunci keberhasilan dalam budidaya jamur tiram.

Babinsa Sertu M. Zulhamdan tertarik untuk memahami secara lebih mendalam mengenai tahapan dan peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan media tersebut.

Bapak Ahmad menjelaskan, “media budidaya jamur tiram terdiri dari serbuk kayu yang diolah dan diberi nutrisi tertentu, media budidaya disiapkan secara teliti dan higienis agar jamur tumbuh dengan optimal. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahan baku yang berkualitas serta proses sterilisasi yang baik untuk mencegah kontaminasi,” jelasnya, saat di kunjungi Babinsa, Senin (12/6/2023).

Sertu M. Zulhamdan secara aktif terlibat dalam proses pembuatan media budidaya jamur tiram. Ia berdiskusi dengan Bapak Ahmad dan para pekerja mengenai penggunaan teknik sterilisasi yang tepat dan perlunya menjaga kebersihan lingkungan kerja. Selain itu, Sertu M. Zulhamdan juga memberikan saran dan tips kepada Bapak Ahmad mengenai praktik terbaik dalam pembuatan media budidaya jamur tiram berdasarkan pengalamannya sebagai Babinsa.

“Budidaya jamur tiram merupakan potensi yang sangat baik untuk dikembangkan di wilayah kita. Sebagai Babinsa, saya ingin memberikan dukungan penuh terhadap usaha ini. Saya senang bisa melihat secara langsung proses pembuatan media budidaya jamur tiram dan memberikan bantuan serta informasi yang bermanfaat kepada Bapak Ahmad,” ujar Sertu M. Zulhamdan.

Melalui kunjungan dan monitoring yang dilakukan oleh Sertu M. Zulhamdan, diharapkan budidaya jamur tiram di Keluarhan Kebon Sari dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Babinsa memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan peternakan di desa, serta menjalin kerjasama dengan para petani dan pengusaha lokal.

“kami akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan kepada Bapak Ahmad dan para petani jamur tiram di Kelurahan Kebon Sari. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha budidaya jamur tiram serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *